Satu masalah yang hampir semua investor pemula hadapi: terlalu banyak pilihan. BEI punya lebih dari 900 emiten terdaftar. Tidak mungkin menganalisis semuanya satu per satu. Dan kalau kamu memilih saham hanya berdasarkan rekomenda…
Inilah yang tidak diajarkan di mana pun. RSI bilang beli. MA50 bilang jual. MACD belum konfirmasi. Candlestick bilang tunggu. Kalau kamu pernah bingung karena indikator-indikatormu saling bertentangan selamat datang di Tutorial E…
Bayangkan dua investor dengan strategi yang identik. Keduanya menganalisis saham yang sama, masuk di level yang sama, dan kena stop loss di titik yang sama. Satu rugi Rp500.000. Satu lagi rugi Rp15 juta. Bedanya bukan di analisis…
Ada satu kebiasaan yang membedakan investor yang konsisten untung dengan yang terus-menerus terjebak beli di puncak dan jual di bawah. Investor amatir beli saham berdasarkan rekomendasi grup WhatsApp, trending di Twitter, atau ha…
Pernah heran kenapa harga saham selalu "nyangkut" di angka yang sama berulang-ulang? BBRI selalu tersendat di sekitar Rp3.100. IHSG seperti "dipantul" setiap kali mendekati 6.452. BBCA selalu "tertolak&qu…
Bulan Mei 2026, ribuan investor panik dan menjual semua sahamnya saat IHSG ambruk ke 5.317. Tapi ada satu kelompok investor lain yang melakukan hal yang terlihat gila di mata mayoritas orang: mereka justru terus beli saham, bulan…
Pernah beli saham karena "kelihatannya udah naik terus, pasti lanjut naik" — terus besoknya langsung anjlok? Itu namanya beli di puncak euforia. Dan ini adalah kesalahan paling mahal yang dilakukan investor pemula berul…
Ada satu pertanyaan yang selalu muncul dari investor pemula: "Kapan waktu yang tepat untuk beli saham?" Bukan pertanyaan tentang saham apa yang harus dibeli. Bukan tentang berapa banyak yang harus diinvestasikan. Tapi …