Satu masalah yang hampir semua investor pemula hadapi: terlalu banyak pilihan.
BEI punya lebih dari 900 emiten terdaftar. Tidak mungkin menganalisis semuanya satu per satu. Dan kalau kamu memilih saham hanya berdasarkan rekomendasi grup WhatsApp atau yang sedang trending itu bukan investasi, itu judi.
Screener saham adalah mesin pencari khusus saham. Kamu memasukkan kriteria misalnya PER di bawah 15, ROE di atas 15%, kapitalisasi pasar di atas Rp1 triliun, dan harga di atas MA50 lalu screener menampilkan hanya saham yang memenuhi semua kriteria tersebut.
Hasilnya? Dari 900+ saham jadi 5–10 kandidat yang layak dianalisis lebih dalam. Dalam waktu menit, bukan hari.
Dua Jenis Screening yang Perlu Kamu Tahu
Ada dua jenis screener :
1. Fundamental (menyaring berdasarkan data keuangan seperti PER, PBV, ROE, DER) dan teknikal (menyaring berdasarkan pergerakan harga seperti posisi MA, RSI, MACD crossover). Keduanya melengkapi satu sama lain.
Screening Fundamental cocok untuk investor jangka panjang yang ingin mencari bisnis bagus di harga murah seperti yang sudah Pollrev praktikkan di Bedah Saham BBCA, BBNI, dan ADRO.
2. Screening Teknikal cocok untuk trader yang ingin masuk di momentum yang tepat persis seperti yang dipelajari di Tutorial EP.07 Kombinasi Indikator.
Kriteria Screening Fundamental Pollrev
Ini adalah kriteria yang Pollrev gunakan sebagai filter awal saat menyeleksi saham untuk dibahas:
| Kriteria | Nilai yang Dicari | Kenapa |
|---|---|---|
| PBV | < 2x | Beli aset dengan harga wajar/diskon |
| PER | < 15x | Tidak terlalu mahal vs laba |
| ROE | > 15% | Bisnis menguntungkan secara konsisten |
| DER | < 1,5x (non-bank) | Utang terkendali |
| Pertumbuhan Laba | > 10% YoY | Bisnis sedang tumbuh |
| Market Cap | > Rp5 triliun | Likuiditas cukup |
BBCA sering dijadikan contoh ideal screening fundamental karena memiliki ROE solid di atas 15%, DER sangat rendah, dan laba yang konsisten tumbuh bahkan di tengah krisis.
Platform Screening Terbaik untuk Investor Indonesia
Screener yang baik menyediakan data real-time, filter lengkap dari fundamental hingga teknikal, dan tampilan yang mudah dipahami.
Empat platform yang paling banyak digunakan investor Indonesia:
1. IDX Stock Screener gratis, resmi dari BEI, data langsung dari bursa. Ideal untuk pemula yang baru mulai screening fundamental.
2. Stockbit, interface paling user-friendly, komunitas aktif, bisa screening sambil baca diskusi investor lain tentang saham tersebut.
3. TradingView, menyediakan filter dari valuasi, performa harga, indikator teknikal, hingga data keuangan dalam satu platform. Terbaik untuk kombinasi fundamental + teknikal.
4. Investing.com, tersedia screener siap pakai seperti "Naik Daun", "Beta Tinggi", "Cash is King", atau "Pilihan Piotroski" yang langsung bisa dipakai tanpa setting manual.
Dari Screening ke Keputusan
Ingat: screener bukan alat penentu hasil, melainkan alat penyaring peluang. Setelah screening menghasilkan shortlist, langkah berikutnya adalah analisis lebih dalam baca laporan keuangan seperti yang dibahas di Tutorial: Cara Baca Laporan Keuangan dalam 10 Menit, lalu konfirmasi dengan analisis teknikal dari seri tutorial Pollrev.
Baca juga: 10 Saham Defensif Terbaik Saat IHSG Crash
Baca juga: Tutorial EP.04 — RSI & MACD: 2 Indikator Wajib
Disclaimer: Bersifat edukatif. Bukan rekomendasi beli atau jual. Selalu lakukan riset mandiri.
